Pada awal tahun 1994, usaha warung nasi AMPERA mulai menunjukkan perkembangan yang sangat menakjubkan dan lebih cenderung menjanjikan.
Seiring
perjalanan suka duka yang telah kami alami sejak tahun 1963 maka sudah sepantasnya kami mulai menapaki bisnis warung nasi AMPERA ini
dengan serius dan profesional.
Kurang lebih 50 cabang warung nasi AMPERA telah tersebar di wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta dan
baru-baru ini telah dibuka cabang Yogyakarta.
Dengan manajemen sederhana kami mulai mengembangkan sayap dan tidak mengabaikan
mutu serta cita rasa khas sunda yang juga merupakan resep para leluhur urang sunda.
Wilujeng sumping di tatar sunda.
Dengan semakin ramainya terminal Kebon Kelapa dari waktu ke waktu maka tak heran semakin banyak pengunjung kami dari berbagai kalangan
baik yang sekedar singgah maupun dari masyarakat Bandung sendiri untuk mengisi perut.
Sehingga tempat kami yang tidak seberapa
besar pun tidak mampu lagi menampung para pengunjung, pada medio tahun 1984 akhirnya kami membuka cabang pertama di jalan Astana Anyar
Bandung, kurang lebih 1 km dari Kebon Kelapa.
Berawal di sebuah tempat yang kecil dan sangat tidak representative di sekitar terminal Kebon Kelapa Bandung sekarang menjadi ITC
Kebon Kelapa, orang tua kami H.Tatang Sujani S.Sos dan Hj. St.E. Rochaety (alm) mulai membuka usaha warung nasi khas sunda.
Pada
mulanya pelanggan kami mayoritas adalah para supir angkot dan supir bis yang singgah untuk makan siang. Dengan model Geksor tentu
membuat pelanggan dapat menikmati suasana warung nasi yang lebih akrab.
Copyrights 2007, All rights reserved - Warung Nasi Ampera Bandung